Strategi Peningkatan Produktivitas dalam Pekerjaan Konstruksi dengan Lean Construction pada Industri 4.0

Strategi Peningkatan Produktivitas dalam Pekerjaan Konstruksi dengan Lean Construction pada Industri 4.0

Perkembangan industri konstruksi di Indonesia tidak terlepas dari pesatnya teknologi industri 4.0 saat ini yang sangat berpengaruh guna mendukung perkembangan sektor industri konstruksi dengan tujuan membuat seluruh konstruksi nasional menjadi lebih aman, lebih cepat, lebih murah dan lebih baik. Oleh karena itu perlu adanya strategi guna meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan konstruksi dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi serta menerapkan metode Lean Construction pada industri konstruksi di Indonesia.

Dalam kegiatan tahunan yang diadakan Read more “Strategi Peningkatan Produktivitas dalam Pekerjaan Konstruksi dengan Lean Construction pada Industri 4.0”

Ir. Budi Utomo pendiri Lean Construction Institute Indonesia (LCII) hadir di ACF-AKI Bali

Lean Construction Menjadi Solusi Meningkatkan Inovasi, Kreativitas dan Perubahan Budaya dalam Menghadapi Persaingan Global Industri Konstruksi

Indonesia saat ini menjadi pasar konstruksi terbesar di Asia Tenggara dan peringkat ke empat di Asia dengan berkontribusi meningkatkan 10% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Hal ini penting sekali bagi pelaku jasa konstruksi untuk melakukan inovasi dalam menghadapi persaingan global industri konstruksi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong industri jasa konstruksi nasional untuk melakukan inovasi, kreativitas dan perubahan budaya sebagai kunci dalam kompetisi global. Inovasi sangat diperlukan sebagai adaptasi dari perubahan global dan perkembangan pesat teknologi informasi saat ini khususnya di industri jasa konstruksi.

Read more “Lean Construction Menjadi Solusi Meningkatkan Inovasi, Kreativitas dan Perubahan Budaya dalam Menghadapi Persaingan Global Industri Konstruksi”

Lean Construction Indonesia Public Training

Lean Construction “COMET System” Public Training

Perkembangan sektor konstruksi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Menjadi tantangan yang besar untuk setiap perusahaan menjadi yang terdepan dalam hal ini. Untuk itu perlu adanya penerapan sistem manajemen yang mengatur semua proses pada bidang konstruksi, dimulai dari peningkatan budaya kerja serta fokus pada eliminasi waste & losses guna meningkatkan produktivitas, kualitas dan keselamatan kerja dengan menggunakan metode Lean Construction. COMET System adalah sebuah tools dalam Lean Construction yang terbukti membuat proyek menjadi lebih cepat/sama dari waktu yang direncanakan (early/on time) dan pengeluaran lebih rendah/sama dari budget yang dianggarkan (less/on budget) dengan cara membuat perencanaan yang sangat powerful dan dapat diandalkan. Meningkatkan Komunikasi, Kolaborasi, Komitmen, dan Empati dari Tim Main Contractor, SubContractor, Vendor, dan Mandor untuk menciptakan proyek yang lebih efektif dan efisien.

LCII (Lean Construction Institute Indonesia) bersama PQI Consultant telah mengembangkan pendekatan Lean Construction di Indonesia yang lebih advanced, komprehensif dan detail secara terpadu dan terelaborasi. Dengan demikian PQI Consultant dan LCII mengundang Bapak/Ibu atau perusahaan yang ingin mengetahui serta menerapkan Lean Construction dalam setiap proyek pada perusahaannya untuk hadir dalam Lean Construction “COMET System” Public Training dengan tema : Read more “Lean Construction “COMET System” Public Training”

Lean Construction Di Indonesia (2)

Penerapan Lean Construction di Indonesia

Lean Construction atau manajemen konstruksi ramping bukan berarti manajemen konstruksi dengan melakukan cost cutting disana-sini, bukan pula metode improvement yang rumit dan memusingkan. Pengertian lean adalah menghilangkan aktivitas yang tidak ada nilai tambahnya, pemborosan (wastes) maupun kerugian (losses) dengan tujuan menghasilkan nilai tambah (value added) dalam suatu proyek. Berdasarkan penelitian beberapa ahli bidang konstruksi di Amerika, ternyata dalam setiap proyek konstruksi yang kita lakukan hanya ada 40% aktivitas yang benar-benar ada nilai tambahnya (value-added), sedangkan 60% lainnya tidak ada nilai tambahnya (non-value added). Dalam hal ini menjadi sebuah tantangan dalam proses penerapan Lean Construction di Indonesia. Read more “Penerapan Lean Construction di Indonesia”

Lean Construction Indonesia

Perkembangan Lean Construction di Indonesia

Penerapan Lean Construction di Indonesia saat ini sudah semakin memberikan dampak yang sangat pesat bagi perkembangan industri konstruksi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan solusi pada proyek di perusahaan-perusahaan konstruksi besar yang ada di Indonesia dalam setiap prosesnya untuk mencapai tujuan proses yang lebih efektif dan efisien dalam menghilangkan pemborosan dan kerugian (waste & losses) serta berdasarkan kepada culture pekerja Indonesia. Read more “Perkembangan Lean Construction di Indonesia”

Fungsi, Tujuan dan Prinsip Lean Construction

Konstruksi Ramping atau Lean Construction adalah sebuah pendekatan yang diperkenalkan oleh Lauri J.Koskela, dari VTT Building and Transport di Finlandia, pada tahun 1992, dalam upayanya mencoba memperbaiki kinerja industri konstruksi dengan mengacu kepada kinerja yang dapat dicapai oleh industri manufaktur dengan Read more “Fungsi, Tujuan dan Prinsip Lean Construction”

Sebuah Semangat untuk Terus Maju dan Berkembang: ‘Lean Construction’ Mendukung Kebutuhan Energi Nasional di Proyek Pembangunan Gas Processing Facility Jambaran Tiung Biru

Pembangunan fasilitas pemrosesan gas (gas processing facility/GPF) yang menjadi bagian dari pengembangan Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) di Bojonegoro, Jawa Timur merupakan sebuah mega-proyek yang dikerjakan bersama konsorsium RJJ (PT Rekayasa Industri, JGC Corporation, dan JGC Indonesia). Proyek ini tertera dalam kontrak EPC (engineering, procurement, construction) GPF Jambaran Tiung Biru dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) yang memimpin konsorsium ini. Nilai investasi proyek ini adalah sekitar US$ 1,5 miliar yang telah dipangkas dari nilai awal sebesar US$ 2,1 miliar.

Adapun Lapangan JTB merupakan fasilitas yang dimiliki PT Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk memproduksi gas. Gas tersebut akan dikirim melewati saluran pipa sepanjang 11,5 kilometer kepada Read more “Sebuah Semangat untuk Terus Maju dan Berkembang: ‘Lean Construction’ Mendukung Kebutuhan Energi Nasional di Proyek Pembangunan Gas Processing Facility Jambaran Tiung Biru”

Lean Construction sebagai Penyelamat Kegagalan Industri Konstruksi di Indonesia

Dunia konstruksi di Indonesia saat ini sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Terdapat sekitar 69 proyek infrastruktur strategis ditargetkan selesai dalam waktu 2016 hingga 2019. Rencana pembangunan cepat ini tujuannya tentu tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

Semangat pembangunan ini patut untuk diapreasiasi. Namun apakah sistem Read more “Lean Construction sebagai Penyelamat Kegagalan Industri Konstruksi di Indonesia”

Pengertian Kegiatan, dan Jenis Usaha Jasa Konstruksi

Sebelumnya mari kita pahami pengertian dari konstruksi, pekerjaan konstruksi, jasa konstruksi dan jenis usaha jasa konstruksi. Kegiatan konstruksi adalah suatu kegiatan membangun sarana dan prasarana yang meliputi pembangunan gedung (Building Construction), pembangunan prasarana sipil (Sipil Engineer), dan instalasi mekanikal serta elektrikal. Walaupun kegiatan konstruksi dikenal sebagai suatu pekerjaan, namun kenyataannya konstruksi merupakan Read more “Pengertian Kegiatan, dan Jenis Usaha Jasa Konstruksi”

Facebook
Facebook
LinkedIn
WhatsApp